Postingan

Tokoh sastra Arab Saudi

   1. Nizar Qabbani (1923-1998)nstagram.com/sastra.arab Nizar Qabbani adalah seorang penyair yang lahir di Damaskus, Suriah pada 21 Maret 1923. Ia berasal dari keluarga pedagang kelas menengah. Selain sebagai penyair, Nizar juga merintis karier sebagai diplomat di kantor Kementerian Luar Negeri Suriah, dan pernah bertugas di beberapa ibukota negara, seperti Beirut (Lebanon), Kairo (Mesir), Istanbul (Turki), Madrid (Spanyol), dan London (Inggris). Nizar mulai menulis puisi sejak usia 16 tahun. Ia menerbitkan sendiri buku kumpulan puisi pertamanya berjudul The Brunette Told Me ketika berumur 19 tahun dan masih menjadi mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Damaskus tahun 1944. Kumpulan puisi itu adalah kumpulan dari bait-bait romantis yang memuat beberapa referensi mengejutkan tentang tubuh wanita, dan hal itu menciptakan gelombang kejut ke seluruh masyarakat konservatif di Damaskus. Hal itu disebabkan simpati dan empati yang mendalam dari Nizar terhadap nasib perempuan Suriah ...

Tokoh Sastra Lebanon

  1. Alexandre Najjar Selain sebagai seorang novelis, Najjar telah bekerja sebagai kritikus dan pengacara sastra, sesuatu yang tidak diragukan lagi mempengaruhi gaya penulisan yang dianggap dan menyinggung. Penulis sekitar tiga puluh novel, Najjar sering memusatkan karyanya pada kenangan masa kecilnya tumbuh selama Perang Lebanon dan efek ini pada karakternya. Dia dengan cekatan melukiskan gambar yang menyatu dengan suara pribadi yang lucu dengan kenyataan Lebanon modern yang sangat memukul. Dalam novel-novel seperti The School of War, Najjar menggunakan elemen narasi dari cerita rakyat Lebanon untuk mengomentari universalitas perang dan penderitaan yang dihasilkannya. 2. Khalil Gibran Penulis Lebanon-Amerika, Gibran dipuji atas karyanya sebagai seorang novelis, filsuf, penyair, dan seniman. Dia paling terkenal dengan puisi prosa Nabi yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa 40, menjadikan Gibran penyair terlaris ketiga sepanjang masa, di belakang Shakespeare dan Lao-Tzu. Sering di...

Tokoh Sastra Mesir

Taha Hussein (15 November 1889  28 Oktober 1973) Salah satu penulis dan intelektual Mesir abad ke-20 paling berpengaruh, dan seorang kepala figur untuk Renaissance Mesir dan gerakan modernis di Timur Tengah dan Afrika Utara. Julukannya adalah "Bapak Sastra Arab". Taha Hussein lahir di Izbet el Kilo, sebuah desa di Kegubernuran Minya di tengah Mesir Hulu. Ia masuk ke kuttab, dan setelah itu masuk Universitas El Azhar, dimana ia belajar Agama dan Sastra Arab. Hussein adalah anak ketujuh dari tiga belas bersaudara, yang lahir dalam sebuah keluarga kelas menengah kebawah. Hussein bertemu dan menikah dengan Suzanne Bresseau (18951989) ketika masuk Universitas Montpellier di Prancis. Ia menjulukinya sebagai "suara manis". Suzanne menjadi istrinya, teman terbaiknya, dan ibu dari dua anaknya dan mentornya sepanjang hidupnya. Anak-anak Taha Hussein, putrinya Amina dan adiknya Moenis, merupakan figur berpengaruh di Mesir. Amina, yang meninggal pada usia 70 tahun, merupakan sa...

Tokoh Sastra Palestina

Mahmud Darwish Mahmud  Darwish  lahir  pada  13  Maret  1941  di  desa  Birwa,  terletak  di  antara Acre di bagian timur dan Galilee di bagian barat, Palestina. Ia adalah anak kedua dari ayah  yang  bernama  Salim  dan  Ibunya  bernama  Hauriyah  Darwish.  Ayahnya  adalah seorang  muslim  pemilik  tanah  sedangkan  ibunya  adalah  seorang  yang  tidak  bisa membaca alias buta huruf. Darwish diajarkan membaca oleh kakenya. Pada   saat   Darwish   berumur   6   tahun,   desa   dimana   ia   dilahirkan   habis dibumi hanguskan  oleh  tentara  Israel. Hal  ini  menjadikan Darwish  dan  keluarga melarikan  diri  ke  Libanon.  Pada  tahun  berikutkan,  ketika  me...

Tokoh Sastra Arab Masa Abassiyyah

  November 30, 2021 1. Ibnu Sina (370 H   428 H / 980 M   1037 M) Abu Ali Al-Husaini bin Abdullah bin Sina (Ibnu Sina) adalah seorang ahli kedokteran Muslim. Ia dilahirkan di Bukhara 370 H/980 M. Beliaau dibesarkan di lembah Sungah Daljah danFurat, tepi selatan Laut Kaspia, kawasan Bukhara. Di sana ia banyak belajar ilmu pengetahuandan ilmu agama. Ia mendalami filsafat, biologi dan kedokteran. Pada usia 17 tahun, ia telahemmahami seluruh teori kedokteran melebihi sipa pun. Ibnu sina diangkat menjadi penasihat paradokter yang praktik pada masa itu. Ia dikenal sebagai Bapak Kedokteran Dunia. Bukunya yangterkenal adalah Qanun fi Al-Thibb (Dasar-Dasar Ilmu Kedokteran). Ia juga menulis buku berjudul Asy-Syifa' dan An-Najat. 2. Al-Farabi (870 M   950 M) Abu Nasr Muhammad bin Muhammad bin Tarkhan bin Uzlagh al-Farabi dilahirkan diFarab dan meninggal di Aleppo. Ia menguasai 70 bahasa, sehingga iamenguasaibanyakilmu pengetahuan, yang paling menonjol adalah ilmu...

Tokoh Sastra Arab Masa Islam

  1. Jalaludin Muhammad Rumi  Tokoh Islam atau muslim pertama yang dikenal dunia lewat karya tulisnya adalah Jalaludin Muhammad Rumi yang dikenal juga sebagai Rumi. Rumi merupakan penulis besar yang lahir di Afghanistan pada 30 September 1207 yang tidak hanya dikenal sebagai penulis.  Namun juga dikenal sebagai penyair dan pemikir yang sangat disegani oleh masyarakat luas. Hasil pemikiran Rumi menganut paham sufisme yang kemudian menjadikan karya-karyanya punya ciri khas. Salah satunya memiliki bahasa yang halus namun kaya akan makna dan memberikan pencerahan yang memikat.  Semua karya tulisnya menjadikan Allah sebagai pusat karyanya dan kemudian menjadi kekuatan tersendiri. Memasuki abad ke-21, sekalipun Rumi sudah meninggal di usia 66 tahun pada 17 Desember 1273 namun karyanya masih mempengaruhi banyak penyair dan penulis di dunia seperti Al Matsnawi Al Maknawi.  2. Abu Nawas Al- Hasan Ibnu Hani al Hakami  Abu Nawas AL- Hasan Ibnu Hani al Hakami. Masyarak...

Tokoh Sastra Arab Jahiliyyah

a  .       Imruul Qais Penyair ini berasal dari suku kindah yaitu suku yang pernah berkuasa penuh di Yaman. Karena itu beliau lebih di kenal sebagai penyair Yaman namanya Jandah bin Hujr al-Kindy. Nasab penyair ini sangat mulia karena dia mrupakan anak dari raja Yaman yang bernama Hujur Al-Kindy, raja dari kabilah bani Asad. Dari segi nasab ibunya penyair ini anak Fatiamh ibnti Rabiaah saudara Kulaib dan Muhalhil Taghlibiyah putra dari Rabiah, dua pewira arab yang amat terkenal dalam peperangan Al Basusu (Zayat, 1996:37), segi nasab ini sangat berpengaruh sekali terhadap kepribadian penyair ini. Sejak kecil penyair ini dibesarkan di Nejed di kalangan bangsawan yang gemar berfoya-foya. Kebiasaan penyair ini adalah bermain cinta, mabuk dan melupakan kewajibannya sebagai anak raja yang harus mawas diri dan berlatih memimpin masyarakatnya. Karena itulah penyair ini sering dmarahi ayahnya dan bahkan akhirnya ia di usir dari istana, disebabkan oleh buruk perangainya. ...